Monday, August 06, 2018

Ketika Menulis Traveling Tak Hanya sekedar Traveling Tapi Juga Butuh SEO

Sebagai pengelola blog traveling, tentunya yang dibutuhkan bukan hanya traveling saja. Karena content traveling pun  butuh teknik optimasi yang nantinya akan membuat blog terindeks oleh google.

Yeahh, karena saya tidak mau tulisan saya tidak dibaca orang, karena rasanya percuma jika kita menulis tanpa ada pembaca, makanya kemarin saya menyempatkan diri datang Ke Jogjakara untuk mengikuti workshop dari pakar SEO Revolution, Didik Arwinsyah. Acara bermafaat ini bertajuk AT Caravan ( AccessTrade Caravan).

Mengenai  ACCESSTRADE sendiri adalah platform afiliasi asal Jepang yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2013.

Fungsi ACCESSTRADE adalah sebagai penghubung antara pemasang iklan dengan pemilik website yang ingin memasang iklan di web/blog nya.



Saya bersyukur mengikuti acara ini karena saya seperti mendapatkan energi baru lagi agar menulis tak hanya sekedar menulis. Karena tulisan kita akan jauh lebih bermanfaat menjangkau banyak masyarakat, ketika tulisan kita disayang oleh google.

Beberapa teknik SEO yang diberikan oleh Didik Arwinsyah diantaranya adalah mengenai:
1. Survey Keyword
Membuat sebuah perencanaan keyword sangat dibutuhkan agar kita bisa meraih market untuk keyword yang kita bidik. Survey keyword yang sangat disarankan oleh Mas Didik adalah menggunakan fitur google sugest yang tersedia di pencarian google. Pertimbangannya, lantaran google sugest menurutnya akan selalu lebih update dibandingkan tools yang lain.

Yeah, sejauh ini jujur saja meskipun saya menargetkan keyword dalam setiap tulisan saya, tapi saya paling malas membuat perencanaan. Apa yang ingin saya tulis, saya tulis, apa yang saya pikir saya tuang. Namun saya hanya sekedar menargetkan satu keyword tanpa pertimbangan keyword turunan yang sekiranya dibutuhkan. Padahal hal ini mejadi penting lantaran keyword turunan adalah keyword yang bisa memancing pembaca terjebak dalam tulisan kita tanpa ia perlu merasa benar-benar terjebak. Tentu saja, karena kita keyword kita masih relevan dengan tulisan kita.

2. Backlink
Mas Didik Menegaskan bahwasanya backlink bisa membuat trafik kita naik. Karena tentu saja semakin banyak backlink yang mengarah ke blog kita, blog pun akan lebih dipercaya google. Untuk backlink, Mas didik pun menyarankan agar mencari backlink website dari web yang spam scorenya rendah

Nah, untuk perkara ini, sejatinya saya sudah memiliki beberapa backlink dari situs yang cukup terpercaya. Namun ya itu, nggak banyak. Haha. Yeahh, mungkin kapan-kapan kalau tak malas saya mau cari backlink lagi.

3. Inbound link dan external link
Saya sejatinya kurang paham penjelasan Mas Didik tentang bagian ini. Karena mungkin saya sudah sedikit teracuni denga beberapa pendapat mengenai Inbound link dan External link yang beraneka rupa pendapatya.

Yang pasti Mas Didik menyampaikan bagaimana keharusan Inboud link dan external link yang sebaiknya relevan

4. Submit URL yang sudah tidak berlaku
Nah, bagian ini sejatinya saya yang sedikit rancu. Entah pengertian saya salah atau gimana. Yang saya tangkap menurut Mas Didik submit Url sudah tidak bisa lagi digunakan. Akan tetapi saya mencoba submit url masih bisa, meskipun itu efektif atau tidak saya juga tidak paham. Atau, jangan-jangan yang ia maksud bukan bagian ini. Entahlah. Kapan-kapan saya tanyakan lagi saja.

5. Panjang karakter 5000 karakter
Untuk bagian ini sih, saya dong-dongan. Kalau lagi males sih ya nulis paling 300 kata. Bisa mencapai 5000 karakter kalau lagi semangat. Bahkan lebih dari itupun  bakalan sampai tanpa terasa. Tapi ya itu banyak malasnya plus ujungnya apa yang ingin saya tulis saya tulis tanpa mikir SEO yang bener

6. Menghindari banyaknya perulangan
Nah, ini yang saya masih jauh dari kata mampu. Mengulang kalimat rasanya masih sering saya lakukan. Tapi ya besuk-besuk coba saya kurangi

7. Memperhatikan kecepatan loading
Masalah kecepatan loading blog saya dari dulu sejatinya sudah saya ketahui, akan tetapi loading blog saya yang jauh dari optimal ini malas untuk saya perbaiki. La mau gimana, nguprek koding je karna template saya memang bermasalah. Padahal saya sedang dalam kondisi super malas urusan sama koding. Jadi ya sudah lah kapan-kapan saja, meskipun entah kapan.

8. Menurunkan Spam Score
Halah, ini apalagi, saya tahu spam score saya lumayan tinggi. Tapi pun saya belum menemukan penyebab sebenar-benarnya. Kalau yang ini sudah saya coba dari dulu beberapa kali, masih saja gagal. Jadi ya ini sama dengan poin no 7, kapan-kapan saja meskipun entah kapan.

Meskipun beberapa poin di atas masih aras-arasen saya optimalkan, namun setidaknya mengikuti acara kemarin saya lebih memiliki tenaga untuk segera bergegas memperbaiki blog ini. Yeahh, semoga sih tenaganya nggak menguap sebelum sempat melakukan upaya optimasi. Biar blog traveling saya terus bisa disayang google.



Related Posts

Ketika Menulis Traveling Tak Hanya sekedar Traveling Tapi Juga Butuh SEO
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

1 comments:

Tulis comments
avatar
06 August, 2018 10:32

Infonya bermanfaat banget, terimaksih ....

Reply

Semoga yang tersaji, bisa bermakna.

Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa share & like fanspage gubug kecil sang entung di facebook

Terima Kasih :)