Sunday, May 20, 2018

26 Rekomendasi Tempat Wisata Wonogiri Yang Bikin Mudikmu Makin Seru!

Baiklah, pumpung hari ini, 19 Mei 2018 bertepatan dengan ulang tahun Wongiri yang ke 277, maka saya sengaja membuat postingan khusus, seperti kala Ulang Tahun Wonogiri sebelum-sebelumnya. Karena ultah Wonogiri kali ini bertepatan dengan bulan spesial yakni bulan Ramadhan, maka postingan kali ini pun spesial. Spesial membahas rekomendasi tempat-tempat wisata Wonogiri yang lama maupun baru. 

Harapannya, pembaca yang sebentar lagi mau mudik bisa menikmati sederet Wisata Wonogiri yang akhir-akhir ini kian menarik. Nah, mana saja  tempat wisata Wonogiri yang nantinya bikin mudikmu makin seru? Simak sampai akhir yak!

1. Bergaya Ala Capadochia di Watu Cenik

Watu Cenik masuk dalam kawasan Objek Wisata desa Sendang Pinilih. Spot-spot selfie seperti balon udara, ditawarkan di Watu Cenik. Jadi kamu bisa narsis ala-ala di Capadochia Turki sana. 

docpri
Saat poto, pura-pura saja balon udaranya terbang. Jadi ngambil fotonya jangan samapai kelihatan bawahnya ya ^^Haha



Mengunjungi Watu Cenik, kamu bakal mendapati pemandangan kece Waduk Gajah Mungkur yang nampak amazing dengan deretan karambanya.


Waktu terbaik kalau berkunjung kemari adalah saat pagi hari dimana kabut tipis masih menggantung, maupun sore hari saat mentari pelan-pelan berpulang ke peraduan. Syahdu dan romantis abis.\

Saya sudah pernah memposting tentang tempat ini. Jadi untuk pembahasan detail lokasi, dan detail penampakan watu cenik maupun videonya, bisa disimak di postingan sebelumnya ya.

Baca Juga



2. Nonton Paralayang di Puncak Joglo

Puncak Joglo atau yang biasa disebut Bukit Joglo, atau bernama lain lagi Bukit Ganthole sebenarnya merupakan landasan pacu paralayang.

Dari beberapa informasi yang pernah saya terima, landasan pacu paralayang di bukit ini tergolong landasan pacu yang cukup sulit. Jadi harus dia yang benar-benar sudah pro kalau mau terbang kemari. Huhu, padahal saya pengen banget tuh bisa ngikut terbang di sini.

Well, Puncak Joglo tetep bisa dinikmati oleh kita-kita yang Cuma pengen sekedar wisata tipis-tipis nontoni indahnya bentangan alam Wonogiri.

Saat dimari, pemandangannya sama dengan Watu Cenik, Waduk Gajah Mungkur juga terlihat. Hanya saja, karena lokasinya jauh lebih tinggi dari Watu Cenik, jadi sudut viewnya lebih luas. Di sini tak ada spot selfie macam Watu Cenik. Tapi kamu bisa mencoba sensasi asik jalan meniti di landasan pacu paralayangnya yang miring. Keliatannya horor sih, tapi kalau udah dicoba jalan, ternyata biasa aja. Haha, asal hati-hati saja dan yakini kalau kamu bisa dan berani. Tapi kalau tak berani, ya duduk-duduk saja menikmati angin sepoi-sepoi. Gitu saja sudah cukup asyik, kok!

Nah, menurut informasi dari admin Bumdes Sendang Pinilih, sekitar Agustus atau September nanti, bakalan ada festival Paralayang. Jadi pas kemari bisa tuh selain nonton pemandangan sekalian nonton festival Paralayang

Ini saya embed video instagram dari kenalannya seorang kenalan yang saya sendiri sebenarnya tidak kenal. Haha. Tapi videonya bagus, jadi saya share di sini, karena foto-foto Bukit Joglo milik saya sudah terlalu lawas


3. Treking Seru Ke Soko Gunung

Masih berada satu kawasan dengan Watu Cenik maupun Bukit Joglo, Soko Gunung merupakan sebuah menara pandang yang untuk menggapainya kamu perlu sedikit usaha.

docpri

Tak seperti dua tempat wisata sebelumnya yang hanya perlu sebentar berjalan. Untuk menggapai menara pandang Soko Gunung, kamu perlu berlelah-lelah sekitar 10 menit menaiki tangga-tangga tanah, dan mendaki ala-ala. Tapi biarpun saya menyebutnya ala-ala, jangan diremehkan yak. Lumayan bikin capek.

Tapi tetep, seru! Apalagi kalau kamu berjalan beriringan dengan orang-orang tersayang. Haishhh.

Well, Soko gunung memiliki beberapa menara pandang yang kece dijadikan spot-spot selfie. Terakhir kemari ada 3 gardu pandang yang berada di tempat yang berbeda. Agak jauh satu dan yang lain. Jadi view yang ditawarkan pun berbeda-beda sudut pandangnya.

Detail tentang Soko Gunung pernah juga saya tulis di post sebelumnya:
Dibaca yak!

4. Menengok Sepinya Kedung Lumbung

Yang satu ini, bukan kawasan wisata ya. Maksud saya, ini bukan tempat wisata yang dikelola. Tapi buat kamu yang sekedar penasaran seperti apa Kedung Lumbung bisa tuh datang kemari.



Untuk detail gambaran bagaimana kondisi Kedung Lumbung bisa tengok juga postingan saya sebelumnya. Namun ingat yak, kalau kemari hati-hati. Sepi, licin dan baiknya nggak datang sendiri.

Oh ya, satu lagi, bawa pulang kembali sampahmu! Karena aliran Kedung Lumbung pada akhirnya bermuara di Waduk Gajah Mungkur. Padahal Waduk Gajah Mungkur itu sumber airnya kita-kita warga Wonogiri. Jadi awas saja kalau nyampah. Kualat kamu ntar :-D

5. Omah Piring

Tak jauh dari 4 lokasi wisata di atas, kamu bisa menjumpai Omah Piring. Jadi Omah Piring ini lokasi spot selfie yang mana backgroundnya berupa piring-piring keramik. Untuk berfoto di sini kamu bisa bayar seikhlasnya.

Karena males bongkar arsip poto, saya ambil saja dari internet
sumber: @iindriana_11

Nah, kalau kamu berniat membeli keramik-keramik porselen, kamu bisa membelinya di toko keramik yang lokasinya sebelum Omah Piring ini. Toko Keramik ini masih satu kepemilikan dengan Omah Piring. Saat di toko inipun kamu bisa pula narsis-narsis di keramik-keramik uniknya yang instagramable.

Untuk keramiknya sendiri tersedia bentuk pot, guci, piring, gelas, macem-macem. Cocok dijadikan perabot penghias ruangan. Bikin rumah semakin berkesan mewah

6. Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur


Tempat wisata Wonogiri paling ikonik, tentu saja adalah lokasi ini. Belum sah mudik ke Wonogiri kalau belum mampir lagi ke OW Waduk Gajah Mungkur. Saya rasanya sudah buanyak menuliskan beberapa post tentang tempat ini. Seperti ketika jalan-jalan menengok Panamtu beberapa hari usai ia mengamuk, atau pernah juga post tentang Taman Tombo Galau pas lagi anyar-anyarnya

Oh iya, ada juga tentang kerennya Waterboom Waduk Gajah Mungkur yang wahananya komplit tapi dengan harganya yang murah meriah.

Nah ada juga tuh postingan tentang Wahana baru Omah Jungkir yang merupakan upsite down world termurah di dunia karena Cuma bayar Rp. 5.000 aja.

Pokoknya, kalau kamu bingung ke Waduk gajah Mungkur mau ngapain saja, tinggal baca saja ringkasan hal-hal yang bisa kamu lakukan kalau datang ke Waduk Gajah Mungkur di link berikut.

7. Melihat Simbol Keikhlasan Warga Wonogiri melalui Patung Bedhol Desa Plaza Wonogiri

Orang Wonogiri menyebut lokasi dimana patung Monumen Bedhol Desa berdiri dengan sebutan Plaza.


Jadi seringnya kalau saya ngobrol sama temen-temen di Solo, saat menyebut Plaza, mereka pasti mengerutkan kening. Karena bayangan mereka Plaza itu nama mall. Hehe

Sebagai pengingat bahwa jaman dahulu kala pernah terjadi transmigrasi bedhol desa besar-besaran di Wonogiri, maka dibangunlah patung Monumen Bedhol Desa ini. Patung ini berada tidak jauh dari kendali pusat Waduk Gajah Mungkur. Dari sini, kamu bisa duduk-duduk di kursi yang mirip stadion. Menikmati hari sambil berbagi cerita dengan temen atau orang-orang spesial.

Waktu ideal datang kemari adalah saat hari Minggu pagi, atau saat sore. Karena umumnya ramai oleh penjual makanan plus terkadang ada wahana permainan anaknya.

Kalau kamu mau memancing, bisa banget. Tempat ini sering pula digunakan oleh orang-orang luar Wonogiri buat memancing

Oh ya, di dekat Plaza juga ada Gardu pandang tepatnya yag ada di atas tulisan Bendungan Serbaguna dari atas view Waduk Gajah Mungkur bagian pengendali pintu air terlihat. Ini foto saya ambil 2 tahun lalu, kemarin mau main ke sini masih ditutup karena proses penggarapan PDAM


8. Ngadem di Hutan Pinus Gumiwang

Dari Waduk Gajah Mungkur lanjut ke Wuryantoro. Di sini nanti ada deretan Hutan Pinus yang masih asri. Lokasinya berada di daerah Gumiwang Wuryantoro, makanya disebut Hutan Pinus Gumiwang, sesuai nama daerahnya.




Pas saya kemari sih tidak ada biaya retribusi. Lokasinya waktu itu lumayan rame dijadikan tempat poto-poto para anak muda yang demen selfie atau mereka yang suka potografi. Hutan pinus Gumiwang sering pula dijadikan lokasi preweding pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Karena berada diantara pohon-pohon yang tinggi, suasana di sini adem. Tapi karena ini Wonogiri, jangan bayangkan ademnya bakal kayak Tawangmangu ya. Hehe

9. Damainya Waduk Song Putri Eromoko


Wilayah Wonogiri memang terkenal sebagai tempat yang memiliki banyak waduk. Tak Hanya Waduk Gajah Mungkur. Di Eromoko ada waduk yang dibangun sekitar tahun 1985. Namanya Waduk Song Putri. Waduknya lumayan luas. Dan cakep. Lokasi yang pas buat duduk-duduk santai nontoni air waduk yang tenang, nontoni orang mancing, plus nontoni domba-domba yang banyak digembalakan di rerumputan hijau yang ada di dekat waduk.

Datang ke Waduk Song Putri, kamu bisa pula mampir ke Goa Song Putri yang ada di bukit di atas waduk. Tapi sayangnya pas kemari saya tidak mampir ke sana. Sudah mau Magrib, soalnya.

10. Lebih Dekat Dengan Wayang Kulit di Kampung Wayang Kepuhsari

Nama Kampung Wayang Kepuhsari mungkin bagi wisatawan lokal jarang sekali terdengar. Tapi taukah kamu kalau ternyata nama Wayang Village Kepuhsari justru sudah lama mengudara di luar negri.

Sudah banyak turis-turis asing yang datang berkunjung ke Kampung Wayang Kepuhsari. Di sini biasanya mereka datang berombongan untuk belajar tentang bagaimana membuat wayang kulit.

Desa Kepuhsari merupakan daerah yangmana warganya memang banyak yang menjadi tukang pembuat wayang.

Untuk berkunjung kemari, ada beberapa paket wisata yang ditawarkan. Yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Nah, lebih detail tentang kampung Wayang Kepuhsari bisa dibaca pula di postingan sebelumnya.

11. Pendakian Singkat ke Bukit Watu Kotak

Lokasi Watu Kotak, merupakan wisata Wonogiri yang letaknya tak jauh dari Kampung Wayang Kepuhsari. Biasanya para turis yang datang ke Kampung Wayang, juga sekalian diajak ke Bukit Watu Kotak.

docpri

Watu Kotak merupakan kawasan bukit berbatu. Medannya hanya perlu jalan 5 menit maka kamu bisa langsung bertemu pemandangan keren perbukitan. Ini lokasi ideal kalau kamu pengen lihat ketinggian tapi nggak mau capek-capek. Eitss, emang nggak capek sih, tapi memacu motor sampai kemari itu lumayan jauhh, dan jalannya naik turun. Tapi teteplah, puas setelah sampai di sana.



Tak Jauh dari Watu Kotak, sebenarnya masih ada lagi Wisata air Terjun Banyu Nibo. Sayangnya pas saya kemari habis hujan dan kami tidak disarankan untuk ke sana karena jalannya licin dan sedang diperbaiki.

12. Mau Belajar Tentang Karst? Datangi Saja Museum Karst, yang katanya Museum Karst terbesar di Asia Tenggara

Biarpun Wonogiri hanya sebuah kabupaten, tapi jangan sepelekan. Selain Wonogiri punya waduk Gajah Mungkur yang masuk kategori Waduk terluas di Indonesia, Wonogiri juga memiliki Museum Karst yang merupakan Museum Karst terbesar di ASEAN.
docpri

Di museum ini, nantinya kamu bisa belajar tentang beragam ilmu seputar Karst yang hadir dalam panel-panel digital yang menarik. Selain itu, tempat ini juga terdapat banyak gua yang bisa kamu kunjungi.

Untuk postingan lebih lengkap seputar Museum Karst, silahkan saja ditengok lagi di postingan sebelumnya: Museum Karst, Si Cantik Yang Kemarin Terendam

13. Goa Putri Kencono

Masih berada di kawasan Pracimantoro, Goa Putri Kencono konon merupkan sebuah goa yang dinamakan demikian lantaran pernah ditemukan tulang tengkorak perempuan yang katanya adalah putri penunggu goa. Tapi ada juga yang meyakini bahwa di Goa ini dulunya tempat bertapa Raja Brawijaya V.

karena file foto saya sudah tak ada saya ambilkan dari solopos

Goa Putri Kencono cukup menarik karena memiliki stalagtit dan stalagmit yang indah. Tapi yahh memang kurang terawat, jadi kalau bagi orang yang tidak memperhatikan dengan detil, goa ini biasa saja. Untuk masuk kemari saya lupa tarifnya berapa karena sudah lama sekali. Mungkin sekitar Rp. 5.000

14. Bermain Pasir di Megahnya Pantai Nampu

Lokasi Pantai satu ini berada di Paranggupito sana. Pantai Nampu merupakan Pantai kebanggaannya warga Wonogiri. Pasir putihnya lumayan luas, dan kalau di foto dari bukit, Pantai Nampu terlihat megah.


Pantai Nampu merupakan Pantai ideal untuk berkeceh-keceh ria dan permain pasir bareng temen-temen. 

Untuk lebih lengkap tentang Pantai Nampu, saya posting kapan-kapan saja yak

Sudah bisa dibaca di catatan tentang Pantai Nampu

15. Menyepi Ke Pantai Pringjono

Pantai Pringjono lokasinya berada tepat di samping Pantai Nampu. Berjalan saja ke samping kiri bukit. Nantinya kamu akan bertemu dengan pantai yang biasanya sepi ini. Pantai Pringjono kalau buat saya adalah Pantai alternatif kalau Nampu sedang ramai-ramainya.

Untuk menuju ke Pringjono, kamu perlu menuruni bukit dan melipir di jalan setapak bukit plus menembus rimbunnya pandan laut.

Kulari ke pantai kemudian teriakku.. . . . πŸ“Pantai Pringjono, Wonogiri . Lokasinya bersebelahan dengan Pantai Nampu. Lebih sepi. Sejak dulu kalau main kemari pasti serasa punya pantai pribadi. Jadi bebas mau lari-larian atau teriak-teriak . Tapi pas terakhir kemari beberapa bulan lalu, saya dan sepupu jangankan teriak-teriak. Kita foto-foto aja cepet-cepet . Horor. Kami cuma berdua di tengah pantai yang sepi, tapi riuh oleh dentuman ombak yang bergulung kencang mengetuki kaki-kaki bukit. Ombak terlalu galak siang hari itu, seperti mengamuk kedengarannya. Makin horor rasanya saat kami menemukan sesaji diantara pasir putihnya . Mungkin karena untuk sampai ke bibir pantai perlu sedikit usaha. Harus menyusur bukit di samping Nampu, lantas turun melalui jalan setapak diantara rimbun pandan laut. Makanya, mungkin orang mikir kalau mau sekalian mampir kemari kala mereka main ke Pantai Nampu . Tapi berkat itu sih, dari sejak jaman dulu kala, Pantai Pringjono ya gitu-gitu aja. Masih alami. Tak seperti Nampu yang mulai pelan-pelan dipermak . . #wonogiri #explorewonogiri_ #dailywonogiri #wonogirimendunia #pantainampu #pantaipringjono #kotasolo
A post shared by fubuki aida (@fubuki_aida) on

Postingan tentang Pringjono juga kapan-kapan saya gabung dengan post Pantai Nampu saja

Sudah bisa dibaca di sini

16. Mistisnya Pantai Sembukan

Pantai Sembukan merupakan Pantai di Wonogiri yang tidak bisa digunakan untuk jeburan karena tidak memiliki area pasir. Cuma batu-batuan besar di sini.

Namun, di Pantai Sembukan terdapat sudut untuk menikmati view air lautan yang indah.
Saya terakhir kemari tahun 2011 jadi maafkeun, fotonya entah ada dimana. Tapi di bawah saya cuplikan foto dari search Google.


Yang saya ingat, Pantai Sembukan ini kesan Pantainya kerasa hawa-hawa mistisnya. Konon katanya tempat ini dianggap sebagai pintu masuk ke 13 ke alam Nyi Roro Kidul. Kebenerannya, Waalahualam. Percaya tidak tergantung masing-masing. Yang penting jaga sikap dan ucapan saja kalau kemari.

17. Serunya Naik-naik Ke Gunung Gandul

Wisata Wonogiri yang sudah dari jaman dahulu terkenal kepopulerannya, tapi nyaris tak ada perubahan apapun di sana sejak jaman dahulu kala adalah Gunung Gandul.

Gunung yang merupakan ikonnya kota Gaplek ini sejak saya kecil ya masih sama. Jalannya, warungnya, puncaknya, rungkutnya, semua masih sama. Tapi saya bersyukur sih keasriannya masih terjaga hingga hari ini.

Dari puncak Gunung Gandul kamu bisa melihat bagaimana rumah-rumah di kawasan wonogiri Kota berjajar-jajar. Dari sini landskape kota Wonogiri pun terlihat jelas dan detil.

docpri
taken by:  Mas @anggarawepe
Untuk melihat seperti apa Gunung Gandul dengan bahasan lebih komplit, lari saja lagi ke postingan lama saya saat Naik-naik ke Gunung Gandul

18. Segarnya jalan-jalan Pagi di Hutan Pinus Wonoasri Seper

Jika dibandingkan hutan Pinus Gumiwang, Hutan Pinus Wonoasri Seper memang lebih terkelola. Tentu saja, karena kawasan Hutan ini merupakan lokasi yang dikelola oleh penduduk setempat.

Hutan Pinus Wonoasri masuk dalam wilayah Lawu selatan, jadi jangan heran kalau tempat ini lumayan sejuk.


Hutan Pinus Wonoasri Seper dilengkapi dengan rumah pohon, warung-warung, serta saung-saung untuk bersantai. Ingin tahu lebih detail tentang Hutan Pinus Wonoasri? Cuss ke postingan saya yang ini: Wonoasri Seper Hutan Pinus Wonogiri

19.  Mendaki Eksotisnya gunung Cumbri

Gunung paling yahut di kawasan Wonogiri buat saya adalah Gunung Cumbri. Pasalnya gunung ini memiliki ketinggian gunung yang tidak terlalu tinggi, bahkan lebih pas disebut bukit, tapi asyiknya ia menawarkan view yang kece punya.


Medan Gunung Cumbri pun seperti kalau kita naik gunung beneran. Lumayan nanjak, banyak jalan setapak, pokoknya bikin lelah namun tetep seru. Di sini wisatawan diperbolehkan mendirikan tenda. Jadi buat kamu yang pengen melihat sunrise, bisa tuh bermalam di sini.

Postingan tentang Gunung Cumbri, monggo cek-cek lagi ke postingan tentang Gunung Cumbri sebelumnya

20.   Mengunjungi Telaga Claket, Menyapa Ranu Kumbolo Ala Wonogiri

Telaga Claket ini, disebut-sebut memiliki view ala Ranu Kumbolo. Saat di sini, kamu bisa bersantai di gazebo-gazebo yang disediakan. Foto-foto di jembatan maupun di sampan kayu yang didesain untuk spot-spot selfie para pengunjung. Atau, kalau mau bercapek-capek ria, bisa cobain mendaki ke Bukit Widodaren yang ada di atas telaga. Dari atas, view pemandangannya katanya lumayan kece. Saya sendiri malah belum pernah naik ke atas sana. Tapi kalau dari foto-fotonya memang terliat keren.

Ini salah satu foto bukit Widodaren hasil search google
from @suryomulyo6

21.  Mencari 7 Air Terjun di Air Terjun Melati

Lokasinya di daerah Krisak, jadi petunjuk jalannya dari Pasar Krisak itu terus naik ke atas, terus ikuti saja google map karena saya lupa. Hahaha.

Air Terjun Melati menawarkan sensasi seru wisata adventure. Cocok untuk kamu yang suka wisata alam berbau petualangan. Untuk sampai di 7 air terjunnya, kamu harus melewati sawah, melalui jalur setapak, menaiki bukit dan berjalan macam menembus belantara hutan.

Air terjunnya sendiri terpisah-pisah, untuk menemukan ketujuh air terjun tersebut, cari sendiri ya, karena saya pas kemari hanya menemukan 4 air terjun saja. Oh ya, jangan lupa bawa lotion anti nymuk saat kamu datang kemari.

22. Lari-lari Sore di Waduk Tandon

Masih di wilayah Krisak, ada sebuah Waduk yang kalau kamu datang ke sana kamu bakal menemukan cukup banyak pemancing. Lokasi waduk ini ideal buat lari-lari sore sembari nontoni perairan waduk yang tenang yang berpadu dengan rungkut-rungkut pohon yang ada di sekitarnya.

Lokasi waduk Tandon cukup mudah digapai. Tapi lagi-lagi saya bingung ngejelasin jalurnya, jadi pasrahkan saja ke google map. Haha.

23. Embung Bendokerep, Alternatif Wisata Wonogiri Yang tak Banyak Orang Tahu

Saya menyebutnya wisata alternatif, karena memang tak banyak yang main-main ke Embung Bendokerep. Saat saya ke Embung yang berada di daerah Giriwono ini, saya hanya bertemu penduduk sekitar yang sedang merungkut. Sejatinya pemandangannya adem dan tenang seperti halnya Waduk Tandon. Haya saja memang untuk mencapainya perlu memacu motor agak jauh.

Nah, postingan tentang Embung Bendokerep cek saja ke postingan ini: Embung Bendokerep, Wonogiri Ternyata Punya Embung

24. Ngadem di Hutan Kota Kaki Gandul

Hutan Kaki Gandul ini berada di area perhutani, tepatnya di belakang kantor perhutani yang ada di Batas Kota. Wisata Wonogiri satu ini terbilang baru. Karena baru ada sekitar setahunan. Kalau ada teman dari luar kota main ke rumah, biasanya saya membawa mereka kemari. Pertimbangannya tentu saja karena dekat rumah, mudah dicapai dan nggak perlu jauh-jauh memacu motor menerabas ke arah Timang hanya sekedar untuk merasa lebih dekat dengan alas kethu. Yeaahh, saya menyebut lokasi ini miniaturnya alas kethu. Karena memang isinya pepohonan, yang sudah dikelola dengan dilengkapi gardu pandang untuk berfoto serta payung-payung yang digantung.

docpri
Pendapat saya, tempat ini sebenernya asik andaikan dibuat model macem Pasar Papringan yang ada di Temanggung sana. Tapi yahh, kapan-kapan saja kalau ada waktu coba saya sampaikan.

Untuk saat ini, wahana yang ada di lokasi Hutan Kaki Gandul berupa jeep, serta kereta kelinci yang bisa dipakai berkeliling ke alas kethu.

25. Mendatangi Desa Conto, desanya Mbah Sadiman

Tentunya nama Mbah Sadiman sudah tak asing lagi. Berpuluh tahun menghijaukan area Bukit Gendol, Buluketo Wonogiri seorang diri di usianya yang tak lagi muda, membuat nama Mbah Sadiman begitu tenar.

Bulukerto memang memiliki bentangan alam yang sejuk, hijau dan menenangkan. Wilayah Bulukerto yang kini dijadikan desa wisata adalah desa Conto, desa dimana Mbah Sadiman berada. 

Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di area desa Conto Wonogiri ini. Mulai dari Padepokan Soko Langit dimana dari sini kita bisa melihat indahnya pemandangan dari gardu pandang, serta bersantai-santai melihat kebun buah.

Tak hanya itu, Desa conto juga menawarkan wisata alam mulai dari Goa Resi, Hutan Pinus Dosini, Bukit Genting, Air Terjun Kresek, serta Bukit Gendol. Lumayan komplit lah mengunjungi desa ini karena bisa sekalian main ke sana-sana.

docpri

Sayangnya, ketika saya ke desa Conto, kami sedang diburu waktu, jadilah saya belum bisa mengexplore lebih jauh. Jadi untuk tahu bagaimana wisata-wisata lain di desa Conto, silahkan cari tahu sendiri saja ya ^^

26. Menyapa Mistisnya Objek Wisata Khayangan Dlepih

Bagi warga Wonogiri, air terjun Khayangan tentunya sudah tidak asing lagi. Lokasi ini cukup terkenal karena merupakan lokasi yang katanya cukup sakral dan sering digunakan sebagai tempat lelaku. Tapi yahh, sebagai wisatawan biasa kamu tetap bisa mengunjunginya kok. Wisata Khayangan menawarkan asiknya berwisata di air terjun. Kamu bisa berbasah-basahan di sini. Tapi tetep yak jaga sopan santunnya, plus jangan nyampah

Karena saya ke sini sekitar 2013, file foto sudah tak ada. Lagi-lagi saya carikan di google saja^^

Sumber: Humas Wonogiri

Nah itu tadi ke 26 tempat Wisata Yang ada di Wonogiri. Rasa-rasanya saya sudah cukup banyak mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah sendiri. Tapi ternyata setelah dihitung, cuman 26 itu. Hohoii, masih banyak rupanya yang belum sempat saya datangi.

Masih ada tuh Air terjun Kemukus yang dari gambarnya, sepertinya ini air terjun terbesar yang ada di Wonogiri (tapi nggak tau ding, Cuma liat gambar), lalu air terjun sanginan yang ada di bawah Gunung Cumbri, masih ada juga Gunung Besek yang pernah masuk acara MTMA, lalu ada Air Terjun Girimanik yang sudah tersohor sejak jaman baholak, tapi sampai hari ini saya belum jua ke sana. Nah, ada pula yang terbaru, wisata buatan Isatana Pranaraya, yang memiliki bentuk macam miniatur Istana Presiden. Terus juga ada Candi Muncar, yang meskipun namanya pakai Candi tapi ternyata sebuah telaga.

Terus apalagi ya? Masih ada lagi kayaknya, tapi saya tak hafal. Kalau kamu punya tambahan, mungkin bisa tambahkan di kolom komentar.

Well, sebenarnya Wonogiri punya cukup banyak potensi wisata. Tapi ya terbatasnya pengelolaan tampaknya jadi kendala.

Mungkin benar kata siapa saya lupa, bahwa Indonesia itu terlalu luas untuk ‘dijual’ sebagai Indonesia. Setiap daerah harus mampu ‘menjual’ daerahnya sendiri. Yeaah, baru Wonogiri saja sudah seabrek wisata yang bisa dikunjungi.

Nah, kalau kamu punya temen, saudara atau para perantau asli Wonogiri, jangan lupa share tulisan ini ke mereka yak. Biar mereka makin rindu pulang^^ dan nantinya nggak bingung lagi, mudik ke Wonogiri mau main kemana?

Akhir kata semoga ke depan Wonogiri semakin lebih baik. Dirgahayu Wonogiri ke 277.



Related Posts

26 Rekomendasi Tempat Wisata Wonogiri Yang Bikin Mudikmu Makin Seru!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

13 comments

Tulis comments
avatar
20 May, 2018 15:13

Waiki, cocok lah bahan explore setelah Ramadhan...

Btw, fotoku og apik.. haha

Reply
avatar
20 May, 2018 21:37

Jadi kangen keliling2 wonogiri....masih banyak tempat asri. Sayang potensi wisatanya kayak ga sepenuh hati dikembangkan y.

Reply
avatar
21 May, 2018 06:23

Keren-keren objek wisatanya.
Kalo ini mah seminggu hari juga nggak puas jelajahinya.

Reply
avatar
21 May, 2018 09:08

Iyolah tak snapseed HDR og. Wkwkwkk. Tapi asline emang wes apik sih

Reply
avatar
21 May, 2018 09:11

Iya mbak. Perlu kesadaran masing2 daerah yg punya potensi mba. Kalau mengandalkan dari pusat ya susah

Reply
avatar
21 May, 2018 09:13

Haha, cukup sih kalo sekedar dateng terus pulang. Tapi lebih enak tinggal sementara biar puas explorenya

Reply
avatar
21 May, 2018 12:33

Btw.. Edit nganggo opo kui..?

Reply
avatar
22 May, 2018 00:39

Snapseed aplikasi android. Jal cek playstore

Reply
avatar
22 May, 2018 09:57

Waiki. Bisa jadi referensi nanti kalo mudik wkwk.
Tapi 26 kayaknya kebanyakan :D
Gunung Sepikuk kok ga dimasukin sekalian. Secara administratif memang bukan di kabupaten wonogiri, tapi juga ga jauh2 amat dari wonogiri hehe.

Reply
avatar
22 May, 2018 14:55

Owalah, tak kira via software PC..

Reply
avatar
25 May, 2018 21:11

Jadi, kapan kamu mau mudik mas Jo? Wekekekek
Hla ini kusus bahasan wonogiri je. Ntaran aja kalo bahas solo raya 😁 gunung sepikul tak masuke

Reply
avatar
26 May, 2018 03:35

Bukit watu kotak pas bngat buat latihan mendaki

Reply
avatar
13 June, 2018 14:19

Wisata ir terjun Girimanik juga cocok mbak buat wisata, lebih keren sekarang, lokasi juga tidak jauh dari Wonoasri Seper, atau yang mau ke Air terjun Watu Jadah juga deket dengan Wono asri, tapi sayang jalannya agak susah

Reply

Semoga yang tersaji, bisa bermakna.

Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa share & like fanspage gubug kecil sang entung di facebook

Terima Kasih :)