Sunday, May 15, 2016

Menghirup Aroma Mimpi ke Lombok

“Na, ini sudah 4 tahun sejak kita ngobrol tentang Lombok. Kapan kita realisasi?” Tanya saya pada sepupu saya beberapa waktu lalu. Nana hanya terkekeh.

“Iya, ya. Mau gimana lagi? Belum ada duit,” ujarnya. Saya pun ikut terkekeh pasrah karena kondisi dompet kami nampaknya sama-sama tak mendukung.

4 tahun lalu, ketika Nana sedang bercerita tentang teman SMA nya yang asli Lombok, tiba-tiba tercetuslah ide ke Lombok itu dari mulutnya.

“Nanti, kalau kita kesana kita bisa nebeng tinggal di tempat temanku. Aku sudah bilang kok, kalau suatu hari kita ke sana kita bakal numpang tidur di rumahnya,” ujarnya seolah-olah kita bakal ke sana dalam waktu dekat.

Namun pada kenyataannya, hingga 4 tahun berselang, kami tak juga ke Lombok. Beragam hal kami jadikan alasan. Uang dan waktu, adalah kambing hitam yang paling mudah kami bawa-bawa sebagai pembela ketidak seriusan kami memperjuangkan mimpi traveling ke Lombok. Efeknya, Lombok yang hanya selisih 1 pulau dari Jawa, rasanya jadi begitu jauh. Saya kadang bertanya sendiri pada diri saya, hanya ke Lombok, kenapa bisa sampai 4 tahun tak juga terlaksana???

Tetapi kemudian, hati kecil saya mengakui, “karena kamu tidak serius memperjuangkannya.” rasanya menyalahkan diri sendiri jauh lebih bijak daripada saya banyak beralasan.

Dikelilingi puluhan Gili atau pulau kecil yang menawan hati, membuat Lombok menjadi destinasi  yang sangat wajar kalau sampai menggoda orang luar pulau semacam saya, untuk mengunjunginya. Pulau yang mendapat julukan Bali kedua ini secara administratif terbagi atas lima daerah tingkat II. Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Utara.

Rinjani, Pesona Keagungan yang Menimbulkan Penasaran

Sumber gbr: http://news.liputan6.com/read/2358147/kisah-gunung-rinjani-dan-kelahiran-si-barujari


Membicarakan Lombok, yang langsung terlintas dalam benak saya adalah Gunung Rinjani. 4 tahun lalu, di tengah pembicaraan saya dan Nana yang kala itu masih dilingkupi euforia perjalanan dari gunung merapi, membicarakan Lombok yang kami maksud adalah tentang pendakian ke Rinjani. 

Kami ingin merasakan langsung mendaki gunung itu. Menghirup aroma alamnya. Merasakan bagaimana berada di puncak Rinjani, seperti bagaimana kami bisa merasa bahagia kala Tuhan di atas sana mengijinkan kami menggapai puncak merapi. Menikmati setiap bentangan hijau pohon yang tersaji. Melihat pula segara anak layaknya yang sering kami pandang di uang Rp. 10.000 dulu. Ahh, Rinjani seperti memberi aliran listrik pembangkit jiwa penasaran kami berdua.

Tentang Sepoi Angin Pantai, Keindahan Menawan yang membuat Turis Tertawan

Gencarnya promosi pariwisata Lombok, membuat saya dan Nana semakin tahu bahwa Lombok tidak hanya tentang Rinjaninya. Kami berkali-kali hanya bisa menelan ludah, kala iklan-iklan pariwisata Lombok muncul di berbagai media. Membatin penuh tanya, kapan kami bisa benar-benar ke sana?

Lombok kaya akan keindahan alamnya. Termasuk pesona pantai layaknya pulau Bali. Pantai di Lombok, adalah salah satu tujuan wisata utama. Beberapa Pantai menarik di Lombok yang sungguh membuat tergoda untuk menarik nafas, menghirup dalam-dalam aroma lautnya:

a.       Pantai Kuta
Sumber gbr: http://id.lombokindonesia.org/pantai-kuta-lombok/

Layaknya tetangganya, Bali, Lombok juga memiliki pantai berjuluk “Pantai Kuta”. Lokasinya berada di desa Kuta. Tepatnya di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pantai Kuta memiliki beberapa bukit-bukit di sekitarnya yang bisa dijadikan spot untuk melihat pantai. Menurut legenda, di salah satu bukit-bukit itu, yakni di bukit  yang persis bersebelahan dengan pantai Kuta, pernah dijadikan Putri Mandalika sebagai tempatnya meloncat ke laut. Putri yang dipercaya sebagai titisan makhluk laut itu konon menceburkan diri lantaran dikejar pangeran-pangeran yang sedang memperebutkannya.

Seperti halnya Pantai Kuta Bali, pantai Kuta Lombok-pun ramai dengan turis asing terutama sekitaran Juni-September. Dengan ombak yang bisa mencapai 3 meter, Pantai Kuta Lombok menggoda orang-orang yang suka berselancar untuk meliukkan papannya di ombak Pantai Kuta. Meskipun saya tak bisa berselancar, menghabisakan hari di Pantai Kuta Lombok tetap saja ingin saya lakukan.

b.      Pantai Senggigi
Sumber: Wikipedia.org

Kepopuleraan Pantai Senggigi menggoda saya untuk datang ke sana. Menikmati hari sembari menunggu sunset di bibir pantai menjadi hal menarik untuk dibayangkan. Menggunakan area jogging track di Pantai Senggigi untuk berolah raga kelihatannya nanti juga bisa saya lakukan selain hanya sekedar bersantai-santai di bibir pantai. Ahh, imaji saya mendadak jadi melang-lang buana.

Ada banyak hal bisa dilakukan di Pantai Sengigi. Bermain Kano maupun snorkeling, bisa pula dipilih.  Untuk oleh-oleh, pasar seni yang berlokasi di sebelah utara Pantai Senggigi sangat bisa dijadikan tempat mencari cenderamata.

c.       Pantai Selong Belanak
Sumber gbr: http://id.lombokindonesia.org/

Pantai berpasir putih yang cukup panjang dengan pemandangangan yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi Pantai Selong Belanak. Sebagai bagian Teluk  Selong Belanak, dengan posisi yang menghadap samudra Hindia, pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 1 km. Dari pantai ini, nantinya kita bisa melihat keseharian kehidupan nelayan di pantai Selong Belanak. Bagi saya, menyaksikan langsung, bahkan berinteraksi langsung dengan kehidupan penduduk asli semacam ini adalah salah satu hal menarik untuk dilakukan.

d.      Pantai Surga
Smber gbr: http://id.lombokindonesia.org/

Dibentengi dua tebing tinggi di ujungnya, dan membentang membentuk huruf U. Pantai Surga dikaruniai hamparan pasir putih yang panjangnya sekitar 600 m. Pemandangan yang yahut membuatnya dijuluki cuilan surga sesuai dengan nama pantainya. Saya lebih tergoda membayangkan ke sini lantas nantinya naik ke atas bukit. Sekitar 15 menit saja, bukit itu sudah bisa terdaki. Untuk selanjutnya, menikmati landskape lautan dari ketinggian tentunya bakalan sangat sip.

Jelajah Gili, Jelajah Keindahan

Gili atau pulau kecil ada sangat banyak di Lombok. Beberapa nama Gili yang rasa-rasanya tak pantas dilewatkan masuk list impian kunjungan ke Lombok diantaranya:
a.       Gili Trawangan
Sumber gbr: allbandungtravel.com

Tempat ini jelas masuk list. Gili ini paling popular. Rasanya, ke Gili Trawangan menjadi hal wajib kalau tiba di Lombok. Gili Trawangan ini unik, lantaran di sini nanti, kita hanya boleh menggunakan cidomo dan sepeda sebagai sarana transportas keliling pulau. Terbayang, bagaimana aroma pulau ini begitu bebas polusi?

b.      Gili Meno
Sumber gbr: http://wisatalombokaja.blogspot.co.id/

Menurut berbagai sumber, aura ketenangan terpancar di Gili ini. Hal yang membuat Gili Meno menarik adalah adanya danau air asin di sebelah barat pulau. Danau yang dikelilingi mangrove ini memperdengarkan kicauan burung yang bisa kita nikmati lantaran beragam jenis burung ada di sana.

Sementara itu, Bird Park pun ada di Gili Meno. Di sana, nantinya kita bisa melihat langsung bentuk burungnya, tak hanya sekedar kicauannya.

c.       Gili Tangkong
Sumber gbr: http://id.lombokindonesia.org/

Sebuah Gili yang nampak seperti lokasi pengasingan. Ia jauh dari keramaian dan fasilitas. Gili Tangkong berada di kecamatan Sekotong Kecamatan Lombok Barat. Meski begitu, kita masih bisa melakukan kegiatan snorkeling di Gili ini. Tentunya dengan syarat membawa alat snorkeling sendiri.

Melanjutkan Mimpi ke Pulau Lombok

“Na, rasa-rasanya, kali ini kita harus serius menyiapkan diri ke Lombok. Ada banyak keindahan di sana,” kata itu harus saya ucapkan ke Nana jika pulang nanti.

Yeah, keindahan Lombok adalah bagian keindahan alam Indonesia. Aroma alamnya, aroma lautnya, semerbak bahkan ketika saya hanya membayangkannya. Aroma mimpi itu selini dengan aroma Vitalis Body Scent Glamorous Dream. Keharuman floral, fruity, dan musky yang kuat tahan lama layaknya mimpi saya dan Nana yang bertahan hingga 4 tahun. Aroma Vitalis Body Scent Glamorous Dream, aromanya yang kuat namun lembut membangkitkan semangat menggapai mimpi.

Sumber gbr: twitter @pesonavtalis 

Dream, kata itu, kata yang mampu membuat banyak orang “benar-benar hidup ”. Ya, Bermimpi dan memperjuangkannya, adalah hal yang sudah sepantasnya dilakukan setiap manusia.

“Semoga, Na, semoga tahun ini kita benar-benar bisa ke Lombok!”

-Fubuki Aida-




Tulisan ini diikutkan dalam lomba pesona vitalis.

My Exotic Vacation

Related Posts

Menghirup Aroma Mimpi ke Lombok
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Punya pengalaman mirip? Ada Pertanyaan? Atau malah pengen curhat? Silahkan tinggalkan komentar kalau ada :)
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>

Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa share & like fanspage gubug kecil sang entung di facebook

Terima Kasih :)